Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

[Tanpa judul]

Contoh Makalah yang Baik dan Benar 


Makalah merupakan makanan sehari-hari bagi para pelajar maupun mahasiswa. Bagi kamu yang baru mulai masuk SMA atau perkuliahan pasti masih bingung bagaimana cara membuat makalah yang baik dan benar. Padahal tugas-tugas makalah sudah menumpuk dari berbagai mata pelajaran.Banyak juga pelajar dan mahasiswa yang sudah sering membuat contoh makalah namun belum mengerti bagaimana makalah yang baik dan benar. Padalah semua dituntut untuk membuat makalah yang sempurna sesuai aturan.Sobat sharing tidak perlu bingung lagi. Karena dalam artikel ini akan dibahas secara tuntas mengenai cara membuat makalah yang baik dan benar. Tidak hanya itu, di artikel ini juga tersaji contoh-contoh makalah yang kamu butuhkan.Sebelum berlanjut membahas mengenai cara membuat makalah, ada baiknya kamu pahami apa itu pengertian makalah. Jangan sampai kamu belum tahu apa perbedaan antara artikel, makalah, paper, dan jurnal. Sebab masing-masing karya tulis tersebut memiliki struktur dan ciri yang berbeda.

Pengertian Makalah


Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) makalah adalah tulisan resmi mengenai suatu pokok bahasan yang disusun untuk dibacakan di muka umum dalam suatu persidangan. Dan biasanya sering diterbitkan.
Kemudian menurut Bapak Tanjung dan Ardial (ahli bahasa) makalah adalah suatu karya ilmiah yang memuat pemikiran suatu topik masalah tertentu dan ditulis dengan cara sistematis, disertai dengan analisis yang rasional dan objektif.
Sedangkan menurut Surakhmad, makalah semua jenis tugas kuliah yang wajib diselesaikan secara tertulis, baik sebagai hasil karangan atau sebagai pembahasan buku tentang suatu pokok permasalahan.

Ciri-ciri Makalah

Makalah memiliki ciri-ciri tertentu, sehingga makalah tidak sama dengan karya ilmiah yang lain seperti jurnal, artikel atau paper. Berikut ini adalah ciri-ciri makalah dari segi isi pembahasan di dalamnya. Ciri makalah dari segi penulisan ataupun strukturnya ada di poin berikutnya.

  1. Makalah berisi kajian literatur atau laporan suatu kegiatan di lapangan yang sesuai dengan pokok bahasan suatu mata pelajaran atau mata kuliah tertentu.
  2. Isinya mendemonstrasikan pemahaman si pemakalah tentang suatu permasalahan teoritik yang kemudian dikaji dengan menerapkan prosedur, teori, dan prinsip yang berhubungan dengan mata kuliah atau mata pelajaran.
  3. Menggambarkan kemampuan si pemakalah dalam meramu berbagai teori dan informasi menjadi satu kesatuan yang utuh. Oleh karenanya makalah harus benar-benar disusun dengan sempurna oleh si pemakalah dengan memperhatikan EYD, tata bahasa, etika menulis, etika mengutip serta cara menyimpulkan gagasan.
  4. Memiliki sistematika yang paten. (dalam sub bab selanjutnya akan dibahas mengenai sistematika penulisan makalah yang baik dan benar). Tidak seperti karya sastra atau karya seni yang memiliki sistematika bebas.                                                                                    

Jenis-jenis Makalah

Berdasarkan sumber pokok pembahasannya, jenis-jenis makalah dibagi menjadi 3 yaitu makalah induktif, deduktif dan campuran.

  1. Makalah Induktif yakni makalah yang dalam penyusunannya berdasarkan hasil data empiris yang didapatkan dari penelitian di lapangan, tentunya yang masih relevan dengan pokok bahasan. Disebut makalah induktif karena dikembangkan dengan pola induksi, yakni diawali dengan hal-hal yang bersifat khusus kemudian disimpulkan menjadi hal yang umum. Artinya kalimat utama berada di akhir paragraf.
  2. Makalah Deduktif yakni makalah yang dalam penyusunannya berdasarkan kajian teoritis yang diambil dari literatur yang sudah ada. Disebut makalah deduktif karena dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu dijelaskan dari hal yang bersifat umum kemudian menuju khusus. Artinya paragraf utama berada di awal paragraf, kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat pendukung.
  3. Makalah Campuran yakni gabungan antara makalah induktif dan deduktif, yang mana dasar penyusunannya adalah suatu kajian teoritis dan data empiris. Paragraf-paragraf dalam makalah ini diawali dengan hal yang umum yang diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas bersifat khusus, kemudian ditutup lagi dengan kesimpulan yang bersifat umum.                

Cara Membuat Makalah Disertai Contoh Makalah




Hal yang sering dipertanyakan sebelum membuat contoh makalah adalah format pengaturan kertas. Meski cuma sepele kamu harus memperhatikan hal ini agar makalahmu tidak dicoret-coret oleh dosen atau guru.
 Ikuti poin-poin berikut ini untuk membuat contoh makalah yang baik dan benar:


  • Sampul makalah menggunakan Kertas Buffalo (boleh berwarna)
  • Isi makalah menggunakan Kertas A4
  • Model huruf: Times New Roman
  • Ukuran huruf: 12
  • Jarak spasi : 1,5
  • Margin
     Atas      : 4 cm
     Bawah  : 3 cm
     Kanan  : 3 cm
     Kiri      : 4 cm

Setelah menyiapkan kertas dan memahami format penulisannya, berikutnya akan saya jelaskan mengenai isi makalah. Makalah yang baik dan benar setidak-tidaknya mengandung 8 poin penting berikut ini:

  1. Cover Makalah
  2. Kata Pengantar Makalah
  3. Daftar Isi Makalah
  4. Pendahuluan Makalah
  5. Pembahasan Makalah
  6. Penutup Makalah
  7. Daftar Pustaka Makalah
  8. Lampiran Makalah (jika ada yang perlu dilampirkan)

Sebenarnya masih ada lagi poin variasi yang biasanya ditambahkan oleh pemakalah, seperti lembar persembahan, motto penulis dan lain-lain. Namun pada dasarnya yang wajib adalah 8 poin diatas.
Baiklah, agar kamu lebih mengerti, akan saya jabarkan satu persatu poin-poin di atas menggunakan contoh-contoh makalah berikut ini.

Contoh Cover Makalah (sampul depan)

Cover adalah lembar pertama yang menjadi sampul depan makalah. Cover makalah adalah bagian yang pertama dilihat orang, sehingga harus dibuat sesempurna mungkin. Sebab cover makalah mewakili isi makalah.
Banyak orang yang sudah merasa tahu isi dari sebuah makalah hanya dengan melihat sampulnya. Jangan sampai calon pembaca ilfil dulu melihat sampulmu sebelum membacanya 

Langsung saja, cover makalah berisi hal-hal berikut ini.

  • Judul makalah: Terletak dibagian atas, ditulis dengan huruf kapital tebal, biasanya berukuran font 14.
  • Logo sekolah/kampus/universitas: berada di bagian tengah cover, berukuran sedang dan berwarna sesuai logo sekolah atau kampus.
  • Data lengkap penulis: Berisi nama, nomer induk dan kelas/jurusan pemakalah. Jika kelompok maka ditulis semua anggota kelompoknya. Tidak harus huruf kapital.
  • Fakultas Kampus atau Sekolah: Jika mahasiswa tulis nama fakultas dan kampusnya. Jika masih Pelajar SMP atau SMA ya tulis nama sekolahnya.
  • Kota dan tahun pembuatan makalah

Semuanya menggunakan font 12 dan menggunakan baris rata tengah. Ada juga yang mengganti logo sekolah atau kampusnya dengan tiga garis vertikal. Itu hanya variasi saja, tidak harus. Lihat contoh makalah!

Contoh Kata Pengantar Makalah


Kata Pengantar yang baik berisi tentang:
  • kalimat-kalimat syukur kepada Allah SWT
  • ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam penyusunan makalah
  • alasan pembuatan makalah
  • harapan dan juga kesediaan menerima kritik dan saran
  • Penutup
Itulah hal-hal yang kebanyakan dituliskan dalam kata pengantar. Namun ada juga pemakalah yang menambahkan unsur lain seperti doa-doa, kelebihan bahkan kekurangan makalah. Agar semakin faham sebaiknya kamu simak contoh kata pengantar berikut ini:
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahi Robbil‘Alami, Segala puji bagi Allah SWT Tuhan Semesta Alam. Atas segala karunia nikmatNya sehingga saya dapat menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya. Makalah yang berjudul “Memahami Pancasila dan Undang-Undang Dasar 19945 Sebagai Dasar Negara” disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata pelajaran PPKN yang diampu oleh Bapak Adam wirayuda Spd.
Makalah ini berisi tentang makna dasar Pancasila dan Undang-Undang Dasar serta posisinya di dalam penerapan konstitusi di Indonesia. Dalam penyusunannya melibatkan berbagai pihak, baik dari dalam sekolah maupun luar sekolah. Oleh sebab itu saya mengucapkan banyak terima kasih atas segala kontribusinya dalam membantu penyusunan makalah ini.
Meski telah disusun secara maksimal, namun penulis sebagai manusia biasa menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Karenanya penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca sekalian.
Besar harapan saya makalah ini dapat menjadi sarana membantu masyarakat dalam memahami sumber hukum tertinggi di Indonesia yakni Pancasila dan UUD 1945.
Demikian apa yang bisa saya sampaikan, semoga pembaca dapat mengambil manfaat dari karya ini.
Bandung, 17 November 2018
Penulis

Contoh Daftar isi Makalah

Pasti semuanya sudah paham. Diawal artikel ini pun terdapat daftar isi. Yakni berisi semua point-point yang dibahas dalam makalah yang berfungsi untuk memudahkan pembaca menemukan halaman atau judul yang dituju.
Sedikit berbeda dari daftar ini buku atau novel, di daftar isi makalah terdapat titik-titik sebelum nomer halaman. Di Microsoft Word ada fitur untuk membuat halaman dan titik-titik tersebut secara otomatis.
Perhatikan contoh daftar isi makalah yang baik dan benar berikut ini:

DAFTAR ISI

Kesalahan yang Sering Terjadi Dalam Menulis Makalah

  1. Paragraf/Alenia Tidak Efektif
  • Banyak pemakalah yang belum mengerti bagaimana menulis paragraph yang baik dan benar. Oleh karenanya makalah menjadi tampak tidak terencana sebelumnya.
  • Misalnya paragraf terlalu panjang dan berbelit-belit sehingga sulit ditemukan gagasan utamanya. Kemudian ada juga pemakalah yang membuat paragraf hanya terdiri dari 1 kalimat saja, kemudian di-enter untuk membuat paragraf baru. Ini juga tidak efektif.
  • Paragraf yang baik terdiri dari satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Kalimat utama bisa di depan, belakang atau tengah. Lihat contoh makalah!
  • Tidak ada koherensi antar kalimat. Paragraf yang baik selalu memenuhi unsur koherensif. Yakni memiliki kesatuan isi atau topik pembahasan yang runut. Tidak berdiri sendiri-sendiri.
  1. Kesalahan dalam membuat kalimat makalah
  • Banyak kalimat yang tidak sempurna, yaitu kalimat yang hanya memiliki unsur S-P (subyek dan predikat) saja. Kalimat seperti ini tidak layak masuk dalam paragraf makalah yang baik.
  • Kalimat yang terlalu panjang sampai lebih dari 10 baris. Hendaknya kalimat tidak terlalu panjang.
  • Tidak ada kalimat kesimpulan. Pemakalah seharusnya membuat kalimat kesimpulan yang dirangkum dari informasi dari kalimat-kalimat sebelumnya. Kalimat kesimpulan berfungsi sebagai kalimat penegas dalam paragraf makalah.
  1. Sering salah dalam menerapkan EYD (Ejaan yang disempurnakan)
  • Misalnya serinng tertukar antara kata penghubung dan kata depan.“dirumah” seharusnya “di rumah”.
  • “di makan” seharusnya “dimakan”.
  • “sebagai berikut : ” seharusnya “sebagai berikut: “ (tanpa spasi)
  • Dan masih banyak kesalahan EYD lainnya.
  1. Kesalahan dalam mengambil media
  • Mengambil gambar, grafik, diagram atau tabel tanpa menyertakan sumbernya. Hal ini adalah hal terlarang dalam dunia pendidikan.
  1. Kesalahan dalam mengutip
  • Banyak pemakalah yang tidak mengerti tentang tehnik mengutip. Tehnik mengutip ada 2, yakni kutipan langsung dan tidak langsung.
  • Kutipan langsung dalam makalah hendaknya diawali dengan titik dua dan tanda petik dua di awal dan akhir. Kutipan langsung diawali dengan huruf kapital. Tidak dibenarkan menulis kutipan dengan huruf tebal.
  • Dan bila hendak mengutip secara tidak langsung hendaknya pemakalah menulis ulang dengan bahasanya sendiri tanpa mengubah sedikitpun esensi/inti argumen/fakta yang ada. Tidak langsung copas. Kecuali hadist atau ayat yang tidak boleh dirubah redaksinya. Kutipan tidak langsung berbentuk inklusif (menyatu dengan teks kalimat), biasanya diawali dengan ungkapan mengatakan, menyatakan bahwa, mengemukakan bahwa, atauberpendapat bahwa. Lihat contoh makalah!
  • Kutipan dalam bahasa asing atau daerah harus dicetak miring.



Posting Komentar untuk " "